TIPS MEMBERIKAN KEJUTAN SAAT BIRTHDAY
Membuat pesta kecil dirumah tanpa dia sadari, undang kerabat terdekat maupun saudara.Siapkan segalanya dalam membuat pesta, terutama yang jangan terlupakan kue ulang tahun.Lakukan pesta ini sebelum dia pulang kerumah,pastikan semua yang di undang sudah datang sebelum dia.Lebih bagusnya pesta ini dilakukan malam hari dan matikan semua lampu rumah,agar disaat dia datang akan menjadi acara yang mengejutkan bagi dia.Dan akan menjadi hari yang tak terlupakan baginya
Kerjain dia habisan-habisan,cara ini membutuhkan orang banyak dan kerjasama yang baik,bkin dia semarah mungkin,usahakan lakukan dengan baik,lakukan semua hal yang dia benci atau takuti,dan jangan lupa kue ulang tahun di akhirnya
Beri ucapan selamat jam 00.00,ajak dia pergi sebelum jam 00.00 lalu siapkan kejutan buat dia.Atau samperin dia dirumahnya pas jam 00.00,kabari dulu orang rumah sebelumnya agar tidak menggangu dan jangan lupa kue ulangtahunya
buat video ucapan jika jauh dari dia,bikin video ini semenarik mungkin dan buat dia terkesan dengan video yang anda buat ajak temen-temen yang dia kenal dalm pembikinan video ini
cara ini jika anda terlalu sibuk dengan rutinitas anda tetapi anda tak mau melewatkan ucapan selamat buat dia,dan sertakan ucapan maaf karena tidak bisa mengucapkan secara langsung.
LAJU REAKSI
Persamaan Reaksi dapat dituliskan sebagai berikut :
aA + bB --->
cC + dD
dimana a, b, c, dan d adalah koefisien, A dan B adalah
Reaktan (pereaksi) serta C dan D adalah Produk (hasil reaksi)
Saat
reaksi berlangsung, jumlah A dan B semakin lama semakin berkurang,s
ebaliknya jumlah C dan D akan semakin bertambah
MOLARITAS
Molaritas
atau kemolaran merupakan satuan kepekatan atau konsentrasi dari suatu
larutan. Molaritas didefinisikan sebagai banyaknya mol zat terlarut
dalam satu liter larutan, yang dirumuskan sebagai :
M = mol/L
atau M=mmol/mLAdakalanya molaritas ditentukan melalui
pengenceran dari suatu larutan. Pengenceran menyebabkan volume dan
kemolaran larutan berubah tetapi jumlah mol zat terlarut tidak berubah.
Oleh karena jumlah molnya tetap, maka
n1=n2 atau V1.M1=V2.M2
dalam
bidang industri untuk mengetahi molaritasnya harus diketahui volume
larutan pekatnya (larutan primer). Caranya dengan menentukan molaritas
dari alrutan pekat yangdikatahui kadar dan massa jenisnya. Kemolaran
tersebut dapat dicari dengan rumus:
p x 10 x % massa
M
= ------------------------ mol.L-1
Mr
Dimana
= M adalah Molaritas, r = massa jenis, % massa = kadar, Mr = massa
molekul relatif
LAJU REAKSI
Laju reaksi didefinisikan sebagai
perubahan konsentrasi reaktan atau produk tiap satuan waktu, yang
dituliskan sebagai berikut :
Perubahan
konsentarasi
Laju = -----------------------------
Periode waktu reaksi
Selama reaksi berlangsung, konsentrasi
pereaksi berkurang, sedangkan konsentrasi produk bertambah.
Jika A
--> B maka untuk
d[A]
d[B] d[C]
Laju A = - ------- dan
Laju B = + ------ sehingga V = ---------,
dt
dt dt
Dimana
: d[C] = perubahan konsentrasi, V = laju reaksi, dan dt = perubahan
waktu
Untuk reaksi yang lebi kompleks, misal 2A --> B, maka
laju reaksi berkurangnya A adalah 2 kali lebih cepat dari laju
pembentukan B, sehingga penulisan laju reaksi menjadi
1 d[A] d[B]
Laju A = - --
------- dan Laju B = + ------
2 dt
dt
Atau melihat kecenderungan koefisien yang
terlibat
PERSAMAAN LAJU REAKSI
INGAT : Laju reaksi
dipengaruhi oleh konsentrasi pereaksi, bukan konsentrasi hasil reaksi.
GULBERG
dan WAAGE menuturkan : “Laju reaksi dalam sistem pada suatu temperatur
tertentu berbanding lurus dengan konsentrasi zat yang bereaksi, setelah
tiap-tiap konsentrasi dipangkatkan dengan koefisiennya dalam persamaan
reaksi yang bersangkutan.”
Misalnya pada reaksi :
mA + nB
---> pC + qDmaka Laju Reaksi menurut reaksi di atas
adalah :
V = k [A]m [B]n
m dan n merupakan
pangkat atau menunjukkan orde reaksi, jika dijumlahkan maka akan menjadi
orde reaksi total.
Orde reaksi memunkinkan kita mengetahui
kebergantungan reaksi terhadap reaktan. Pada reaksi yang berlangsung
bertahap, orde reaksi ditentukan oleh tahapan reaksi yang paling lambat
FAKTOR-FAKTOR
YANG MEMPENGARUHILAJU REAKSI
1. KonsentrasiSemakin
besar konsentrasi pereaksi yang direaksikan akan semakin besar pula
laju reaksinya
2. SuhuSemakin tinggi suhu
akan semakin mempercepat terjadinya reaksi. Hal ini terjadi karena
dengan bertambahnya suhu maka energi kinetik pada partikel reaktan
semakin besar.
Dalam praktiknya setiap kenaikan suhu 10oC, maka laju
reaksi akan naik 2 kali lebih besar, yang dirumuskan sebagai :
Vt =
(dV)dt/10.Vo atau Vt = (2)dt/10.Vo
dt = t2 – t1
3.
KatalisKatalis adalah zat yang dapat mempercepat laju
reaksi, tetapi tidak mengalami perubahan kimia secara permanen. Katalis
dibedakan atas 2, yaitu katalis homogen dan katalis heterogen.
(bergantung fasa zat)
4. Luas PermukaanPada
sistem heterogen sangat bergantung pada luas permukaan antara fasa.
Reaksi antara padatan dan cairan atau padatan dengan gas akan lebih
cepat jika luas permukaan bidang sentuh zat padat diperbanyak.
TIPS MENGHADAPI UAS
1. Mulai belajar 2 minggu sebelum ujian akhir
Untuk mendapatkan hasil yang baik dari ujian kamu, kamu harus menyiapkan
waktu yang lebih untuk belajar, tapi bukan berarti kamu jadi belajar
sepanjang malam sebelum ujian tiba, karena itu tidak akan berdampak
baik. Tapi jika kamu menyisihkan waktu satu jam setiap malam selama
seminggu sebelum ujian, kamu akan pelan-pelan mengingat informasi dan
hapalan ujian yang akan diujikan.
2. Membaca semua ‘kisi-kisi’
Kamu tidak harus menghapal semua materi perkuliahan selama 10 - 12
pertemuan, karena itu akan hanya membuat otakmu terbebani dengan materi
yang terlalu banyak. Pada umumnya, guru akan memberi kisi-kisi atau
catatan tersendiri yang berhubungan dengan materi ujian, kamu harus
mencatat atau benar-benar mendengarkan apa yang guru kamu katakan
karena kisi-kisi tersebutlah yang harus kamu pelajari saat menjelang
ujian.
3. Mengingat Informasi yang penting
Jika kamu memperhatikan dengan seksama dan teliti di kelas, guru kamu
pasti pernah menyebutkan kalimat atau kata-kata yang berhubungan dengan
ujian akhir yang kamu hadapi nanti. Kamu harus mencatat semua itu dan
benar-benar mengingatnya, karena pada saat ujian, jika ada hal yang
berhubungan dengan kalimat itu, kamu bisa langsung menyambungkannya
dengan materi yang pernah kamu pelajari di kelas tersebut.
4. Mengingat Ujian Tengah Semester
Ujian Tengah Semester (UTS) yang sudah kamu lewati bisa menjadi cermin
bagi kamu bagaimana guru kamu membuat soal-soal untuk ujian akhir
nanti, karena biasanya pola saat guru membuat soal ujian tengah
semester akan sama dengan ujian akhirnya, jdai kamu harus benar-benar
memperhatikan apa yang di jelaskan dan yang keluar di soal-soal ujian
nantinya.
5. Mendengarkan guru menjelaskan
Pada umumnya setiap guru akan memberi tahu apa saja tentang ujian
akhir, walaupun tidak secara langsung, karena pada dasarnya guru ingin siswanya bisa melewati ujian dengan nilai yang baik. Kamu hanya
perlu mendengarkan dengan seksama dan baik, dan guru akan memberi tahu
bagian yang penting yang harus kamu tulis saat ujian nanti atau sebuah
kertas yang berisi pertanyaan-pertanyaan yang bisa kamu jawab untuk
latihan sebelum ujian.
6. Membuat lembaran untuk belajar sendiri
Setelah kamu mendapatkan semua informasi yang penting untuk ujian
seperti fakta penting, rangkaian kata-kata, kisi-kisi yang diberi oleh guru kamu dan informasi lainnya yang berhubungan dengan materi ujian,
kamu juga harus membuat lembaran-lembaran untuk belajar atau lebih
tepatnya rangkuman dari hasil informasi yang kamu dapat sebelum ujian.
Dengan cara seperti ini, belajar akan lebih mudah untuk menghapal dan
memahami materi-materi ujian nanti.
7. Latihan tanya-jawab
Setelah kamu mempelajari materi ujian yang akan diujikan, cobalah untuk
bermain tanya-jawab dengan keluarga, teman, atau diri kamu sendiri
tentang materi ujian tersebut. Kamu atau mereka bisa memegang lembar
jawabannya, dan mintalah untuk menanyakan kepada kamu secara acak.
Mereka juga bisa memberi sebuah ‘clue’ jika kamu benar-benar lupa.
Jangan lupa diberi nilai dari setiap point yang ditanyakan, dan akan
terlihat kira-kira materi apa yang masih kurang kamu kuasai.
SISTEM PEREDARAN DARAH PADA MANUSIA
1. Jantung
Jantung mempunyai empat
ruang yang terbagi sempurna yaitu dua serambi (atrium) dan dua
bilik (ventrikel) dan terletak di dalam rongga dada sebelah
kiri di atas diafragma. Jantung terbungkus oleh kantong perikardium
yang terdiri dari 2 lembar :
a. lamina panistalis di sebelah luar
b. lamina viseralis yang menempel pada dinding jantung.
Jantung memiliki katup atrioventikuler (valvula bikuspidal) yang
terdapat di antara serambi dan bilik jantung yang berfungsi mencegah
aliran dari bilik keserambi selama sistol dan katup semilunaris (katup aorta
dan pulmonalis) yang berfungsi mencegah aliran balik dari aorta
dan arteri pulmonalis kiri ke bilik selama diastole.
2. Pembuluh Darah
Pembuluh darah terdiri atas arteri dan vena. Arteri berhubungan
langsung dengan vena pada bagian kapiler dan venula yang
dihubungkan oleh bagian endotheliumnya.
Perbedaan struktur masing-masing pembuluh darah berhubungan dengan perbedaan fungsional masing-masing pembuluh darah tersebut.
Pembuluh darah terbagi menjadi :
A. Pembuluh darah arteri
- Tempat mengalir darah yang dipompa dari bilik
- Merupakan pembuluh yang liat dan elastis
- Tekanan pembuluh lebih kuat dari pada pembuluh balik
- Memiliki sebuah katup (valvula semilunaris) yang berada tepat di luar jantung
- Terdiri atas :
5.1 Aorta yaitu pembuluh dari bilik kiri menuju ke seluruh tubuh
5.2 Arteriol yaitu percabangan arteri
5.3 Kapiler :
a. Diameter lebih kecil dibandingkan arteri dan vena
b. Dindingnya terdiri atas sebuah lapisan tunggal endothelium dan sebuah membran basal - Dindingnya terdiri atas 3 lapis yaitu :
6.1 Lapisan bagian dalam yang terdiri atas Endothelium
6.2 Lapisan tengah terdiri atas otot polos dengan Serat elastis
6.3 Lapisan terluar yang terdiri atas jaringan ikat Serat elastis
- Terletak di dekat permukaan kulit sehingga mudah di kenali
- Dinding pembuluh lebih tipis dan tidak elastis.
- Tekanan pembuluh lebih lemah di bandingkan pembuluh nadi
- Terdapat katup yang berbentuk seperti bulan sabit (valvula semi lunaris) dan menjaga agar darah tak berbalik arah.
- Terdiri dari :
5.1. Vena cava superior yang bertugas membawa darah dari bagian atas tubuh menuju serambi kanan jantung.
5.2. Vena cava inferior yang bertugas membawa darah dari bagian bawah tubuh ke serambi kanan jantung.
5.3. Vena cava pulmonalis yang bertugas membawa darah dari paru-paru ke serambi kiri jantung.
Peredaran darah manusia merupakan peredaran darah tertutup karena darah yang dialirkan dari dan ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah dan darah mengalir melewati jantung sebanyak dua kali sehingga disebut sebagai peredaran darah ganda yang terdiri dari :
1. Peredaran darah panjang/besar/sistemik
Adalah peredaran darah yang mengalirkan darah yang kaya oksigen dari bilik (ventrikel) kiri jantung lalu diedarkan ke seluruh jaringan tubuh. Oksigen bertukar dengan karbondioksida di jaringan tubuh. Lalu darah yang kaya karbondioksida dibawa melalui vena menuju serambi kanan (atrium) jantung.
2. Peredaran darah pendek/kecil/pulmonal
Adalah peredaran darah yang mengalirkan darah dari jantung ke paru-paru dan kembali ke jantung. Darah yang kaya karbondioksida dari bilik kanan dialirkan ke paru-paru melalui arteri pulmonalis, di alveolus paru-paru darah tersebut bertukar dengan darah yang kaya akan oksigen yang selanjutnya akan dialirkan ke serambi kiri jantung melalui vena pulmonalis.
Proses peredaran darah dipengaruhi juga oleh kecepatan darah, luas penampang pembuluh darah, tekanan darah dan kerja otot yang terdapat pada jantung dan pembuluh darah.
Pada kapiler terdapat spingter prakapiler mengatur aliran darah ke kapiler :
- Bila spingter prakapiler berelaksasi maka kapiler-kapiler yang bercabang dari pembuluh darah utama membuka dan darah mengalir ke kapiler.
- Bila spingter prakapiler berkontraksi, kapiler akan tertutup dan aliran darah yang melalui kapiler tersebut akan berkurang.
Kelainan atau penyakit pada sistem peredaran darah antara lain:
1. Arteriosklerosis yaitu pengerasan pembuluh nadi karena endapan lemak berbentuk plak (kerak) yaitu jaringan ikat berserat dan sel-sel otot polos yang di infiltrasi oleh lipid (lemak)
2. Anemia yaitu rendahnya kadar hemoglobin dalam darah atau berkurangnya jumlah eritrosit dalam darah
3. Varises yaitu pelebaran pembuluh darah di betis
4. Hemeroid (ambeien) pelebaran pembuluh darah di sekitar dubur
- Ambolus yaitu tersumbatnya pembuluh darah karena benda yang bergerak.
- Trombus yaitu tersumbatnya pembuluh darah karena benda yang tidak bergerak .
- Hemofili yaitu kelainan darah yang menyebabkan darah sukar membeku (diturunkan secara hereditas)
- Leukemia (kanker darah ) yaitu peningkatan jumlah eritrosit secara tidak terkendali.
- Erithroblastosis fetalis yaitu rusaknya eritrosit bayi/janin akibat aglutinasi dari antibodi yang berasal dari ibu.
- Thalasemia yaitu anemia yang diakibatkan oleh rusaknya gen pembentuk hemoglobin yang bersifat menurun.
- Hipertensi yaitu tekanan darah tinggi akibat arteriosklerosis
Cara Belajar Yang Baik
Belajar merupakan hal yang wajib dilakukan oleh para pelajar dan mahasiswa. Belajar pada umumnya dilakukan di sekolah maupun di kampus ketika jam pelajaran berlangsung yang dibimbing oleh Bapak guru atau Ibu dosen. Belajar yang baik juga dilakukan di rumah, baik dengan PR (pekerjaan rumah) maupun tidak. Belajar yang dilakukan secara terburu-buru dan waktu yang sedikit mengakibatkan dampak yang tidak baik.
Nah, bagaimana belajar yang baik? Apa kuncinya? Berikut ini tips-tips nya:
Pertama, Niat dan berdoa.
Kalau tidak ada niat, belajar sekeras apapun tidak ada gunanya. Berdoalah kepada Tuhan YME agar proses belajar dapat dimudahkan oleh-Nya.
Kedua, Membaca.
Kamu harus rajin membaca, karena dengan membaca,
wawasan kita akan bertambah luas.
Ketiga, Selalu membuat ringkasan pelajaran.
Bagian-bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan di kertas atau buku kecil yang dapat dibawa kemana-mana, sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada.
Keempat, Rajin mengulang pelajaran.
Jangan bosan mengulang apa yang baru saja dipelajari, sehingga diharapkan hal yang sudah dipelajari selalu tersimpan di ingatan kita.
Kelima, Belajar dengan serius dan tekun.
Ketika belajar di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian.
Keenam, Hindari belajar berlebihan. Bila menjelang ujian, biasanya para pelajar belajar semalam suntuk alias sistem SKS (sistem kebut semalam). Cara seperti ini sebaiknya dihindari, karena pelajaran yang kamu pelajari pun tidak akan masuk sepenuhnya dan dapat merusak kesehatan juga. Justru, bila esok harinya kamu akan ujian, ada baiknya kamu tidur tepat waktu.
Ketujuh, Aktiflah dalam bertanya.
Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakanlah kepada guru, teman atau orang tua. Semakin banyak bertanya, maka kita akan selalu ingat dengan jawabannya.
Kedelapan, Belajar kelompok.
Belajar kelompok juga merupakan kegiatan belajar yang menyenangkan. Dengan adanya teman, acara belajar kamu jadi lebih semangat dan bisa sama-sama mencari jawaban dari soal yang paling sulit sekalipun.







